Finalis Liga Champions 2007 Hadapi Kesulitan

Finalis Liga Champions 2007 Hadapi Kesulitan

Finalis Liga Champions musim lalu, AC Milan dan Liverpool menghadapi krisis yang mengganggu menjelang pertandingan tahap grup babak ketiga hari Rabu.Juara bertahan, AC Milan, tampil kurang meyakinkan dalam pertandingan liga domestik, kalah sekali dan imbang tiga kali dalam empat pertandingan mereka hingga kini pada musim ini di San Siro.

Satu-satunya pertandingan yang menyelamatkan mereka adalah menang 2-1 atas Benfica di pertandingan pembukaan Liga Champions bulan lalu.

Dan meskipun bertanding di kandang sendiri melawan juara Ukraina, Shakhtar Donetsk, tekanan justru berada di tim asuhan Carlo Ancelotti, khususnya karena mereka ketinggalan tiga poin dari lawannya hari Rabu itu di klasemen Grup D.

Wakil presiden Adriano Galliani mengakui bahwa AC Milan berada dalam krisis sehubungan dengan kekalahan 1-0 di kandang sendiri atas Empoli pada akhir pekan lalu, sehingga mereka terpuruk di urutan ke-11 klasemen dan terpaut 10 poin dengan pimpinan klasemen dan saingan sekotanya, Inter Milan.

“Kata `kacau-balau` (dalam berita utama Italia) adalah kata yang tidak benar,” kata Galliani. “Saya kira krisis lebih akurat,” tambahnya.

“Saat ini adalah masa yang sulit, tetapi kami tidak akan mendramatisir. Kami akan kembali ke jalur seperti biasanya,” katanya.

“Para pemain jangan disalahkan. Mereka akan melakukan yang terbaik mereka seperti saat mereka menang, tetapi kami perlu melakukan perbuatan yang diperlukan, jadi situasi ini akan berubah,” katanya.

Masalah Liverpool lebih berat, karena di Grup A Liga Champions mereka baru mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan mereka.

Bermain imbang di Porto setelah kalah 0-1 di kandang sendiri dari Marseille, membuat Liverpool harus menang lawan Benfica bila ingin lolos ke babak berikutnya.

Suasananya diperkeruh lagi oleh pertikaian antara pelatih rafael benitez dengan Kapten Steven Gerrard.

Saat Liverpool menang 2-1 atas Everton hari sabtu, Benitez mengganti Gerrard, suatu tindakan yang jelas membuat marah pemain gelandang Inggris itu.

“Bila anda seorang manajer, anda perlu membuat keputusan, bukan hanya memikirkan mereka,” katanya.

“Anda harus berpikir bagaimana memenangi pertandingan itu. Setiap pemain bagi saya sama semua bila kita ingin memenangi suatu pertandingan.

“Kami sudah berbicara karena setiap pemain merasa kecewa, khususnya Gerrard karena pertandingan tersebut adalah pertandingan derby. Ia ingin mencetak gol kemenangan, tetapi ia akhirnya mengerti.

“Setelah beberapa lama ia menyadari bahwa itu adalah suatu gagasan dan saya berfikir tentang yang terbaik bagi tim,” katanya.

“Anda tahu bila anda mengganti seorang pemain, dia harus menunjukkan bahwa ia ingin bermain, tetapi saya pikir ia pada akhirnya mengerti,” katanya.

Di Madrid, Real Madrid berharap bangkit kembali dari kekalahan pertama mereka pada musim ini, di Espanyol hari Sabtu, dengan meraih kemenangan atas Olympiakos di Grup C.

Meskipun bertengger di puncak klasemen Liga Utama Spanyol dan mengungguli Olympiakos di puncak grup mereka di laga Liga Champions berdasarkan selisih gol, Real banyak mendapat kecaman pada musim ini, sesuatu yang oleh bek kanan veteran, Michel Salgado dinyatakan sebagai tidak adil.

“Banyak yang membicarakan bahwa Madrid belum meyakinkan pada musim ini dan setiap orang tampaknya mencemaskan perubahan pelatih di musim panas ini dan tim bermain kurang meyakinkan.

“Tetapi, saya kira kami tidak bermain seburuk itu,” kata Salgado.

Di grup yang sama, Werder Bremen dan Lazio tampaknya juga menghadapi masalah, karena masing-masing baru mengumpulkan dua poin dari dua pertandingan pembukaan. Mereka bertemu di Jerman dengan kedua tim saling mengakui bahwa kekalahan akan membuat mereka tersingkir.

Di Grup B, Valencia tampaknya akan bangkit kembali dari kekalahan di kandang sendiri atas Chelsea saat mereka bertandang ke tim Norwegia, Rosenberg, sementara “the Londoners” (Chelsea) tampaknya akan tetap bercokol di grup mereka saat menjamu tim Jerman, Schalke. (*/cax)

Fergusson Gembira Saat Bintang United Bersinar

Fergusson Gembira Saat Bintang United Bersinar

Bos Manchester United Sir Alex Ferguson merupakan tokoh paling gembira Selasa malam setelah para bintang timnya tampil bersinar ketika mengalahkan Dinamo Kiev yang penuh inspirasi 4-2 pada laga penyisihan grup Liga Champions Selasa malam.Pemain tengah Cristiano Ronaldo melakukan gebrakan dua kali membuat timnya yang belum terkalahkan di Eropa semakin mendekati lolos dari babak penyisihan ketika melawan juara Ukraina itu.

Tim yang memimpin Grup F, United, sudah memenangi tiga pertandingan penyisihan grup mereka – dan memenangi 10 dari 11 pertandingan terakhir mereka – sedangkan nasib Kiev yang berada di urutan paling bawah kelihatannya tidak tertolong setelah kalah tiga kali.

Pemain bertahan Rio Ferdinand membuat klub raksasa Inggris itu memimpin pada awal pertandingan ketika permainan baru berlangsung 10 menit di Stadion NSC Olympiyskiy di Kiev.

Kemudian pemain muda yang merayakan HUT ke-22 Rabu, Wayne Rooney, menyarangkan gol kedua pada menit ke-18,–menambah dua gol yang dibuatnya ketika melawan Aston Villa Sabtu–sebelum Ronaldo menambah angka pada tiap babak pertandingan.

“Dengan pulihnya para pemain bintang seperti Ronaldo, Rooney, Giggs dan Tevez, maka kami seperti memiliki amunisi penuh dalam pertandingan itu,” kata Ferguson yang kelihatan santai.

“Pada awal musim, Ronaldo kena hukuman, Wayne Rooney cedera sementara Tevez dan Anderson terlibat dalam kompetisi Copa America. Kini kami sedang memiliki pemain terbaik yang siap beraksi,” katanya.

“Kendati kami dalam posisi kuat, tetapi kami masih kehilangan Scholes, namun John O`Shea dan Darren Fletcher tampil lagi. Mereka pemain tangguh yang mengetahui apa artinya mengenakan kostum tim itu,” katanya.

“Kemudian pemain baru seperti Anderson dan Tevez juga tampil dan bermain dengan bagus,” katanya.

Pendukung United yang tidak banyak datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan tim mereka melawan klub Ukraina yang bekerja keras itu, mengelukan tim mereka.

Setelah mengalami dua kekalahan pada laga pembuka melawan Sporting Lisbon dan AS Roma, Dynamo bermain keras melawan United yang tampil dengan kekuatan penuh itu, yang sudah mengalahkan dua tim yang pernah mengalahkan Kiev.

Dengan dua sisa pertandingan melawan Kiev dan Sporting bulan depan, United sudah berada di posisi teratas untuk lolos dari grup itu.

“Kami amat gembira dengan hasil pertandingan ini,” kata Ferguson, “Bagus sekali bila dapat memenangi pertandingan tandang dalam laga Eropa.”

“Kemenangan ini membuat kami mengantungi sembilan poin dan kami dalam posisi amat kuat,” katanya, “Saya kira permainan menyerang kami amat..amat bagus dan seharusnya kami mendapatkan gol lebih.”

“Ada momentum pada babak kedua ketika Dynamo membaik dan menyebabkan masalah bagi kami, tapi saya kira itu hanya merupakan iklan bagus dalam kompetisi sepak bola Eropa,” katanya.

“Kedua tim melakukan sepek bola menyerang dan Dynamo menjalaninya dengan bagus,” ujarnya.

Ronaldo dijatuhkan

United memimpin ketika Ronaldo dijatuhkan pemain bertahan Tiberiu Ghioane dan Ryan Giggs melancarkan tendangan bebas yang dimanfaatkan Ferdinand untuk menaklukkan penjaga gawang Kiev serta kapten Olexandr Shovkovskiy.

Tim tamu membuat angka menjadi 2-0 ketika Rooney menyarangkan si kulit bundar pada menit ke-18 setelah berjuang di lini bertahan Kiev, tetapi Dynamo menyerang lagi sampai akhirnya Carlos Correa melayangkan peluang kepada Diogo Rincon yang menciptakan gol pada menit ke-34.

United memimpin 3-1 pada paruh waktu pertama ketika Giggs melayangkan umpan lainnya kepada Ronaldo yang tidak dikawal lawan dan muncullah angka tambahan pada menit ke-41.

Setelah turun minum, pemain bertahan Dynamo, Goran Gavrancic, memegang bola di daerah lawan sehingga lahir tendangan penalti yang dilakukan Ronaldo, menyebabkan kedudukan menjadi 4-1 pada menit ke- 68.

Dynamo mempertipis kekalahan mereka ketika Bangoura mendapat umpan dari van der Sar pada menit ke-78, namun klub dari Ukraina itu harus mengakui kekalahan mereka karena waktu untuk menambah gol sudah habis. (*/cax)

Chelsea Didenda dan Diberi Peringatan

Chelsea Didenda dan Diberi Peringatan

Chelsea didenda 30 ribu pound (US$60 ribu) dan diberi peringatan atas kelakuan mereka di masa mendatang karena gagal mengendalikan para pemain mereka saat pertandingan Liga Utama Inggris melawan Manchester United.Klub tersebut mengakui tuduhan yang berkaitan dengan kelakuan para pemain Chelsea terhadap wasit Mike Dean, sehubungan dengan dikeluarkannya dari lapangan Mikel John Obi dalam pertandingan di Old Trafford, 23 September.

Obi dikeluarkan dari lapangan di babak pertama saat timnya dikalahkan 2-0 karena melakukan pelanggaran terhadap bek United, Patrice Evra. Obi menjalani larangan tiga kali pertandingan setelah FA menolak banding terhadap kartu merahnya.

Sidang Komisi Peraturan FA juga menghukum denda asisten pelatih tim pertama the Blues, Steve Clarke sebesar 5.000 pound (US$10 ribu) setelah ia mengakui tuduhan menggunakan kata-kata kasar dan/atau menghina terhadap para petugas pertandingan pada akhir pertandingan yang sama.

Komisi itu mempertimbangkan suri teladan Clarke selama lebih dari 20 tahun di sepak bola, tetapi juga memberi peringatan kepadanya atas kelakuannya di masa mendatang. (*/cax)

Chelsea Siap Jual Lampard

Chelsea Siap Jual Lampard

Chelsea siap menjual pemain bintangnya, Frank Lampard, menurut surat kabar Spanyol, Kamis (11/10), yang mengutip sumber yang dekat dengan pemain klub di kota London itu.Lampard bernilai sekitar 18 juta euro (Rp230,88 miliar), menurut harian olahraga AS.

Tiga klub telah menghubungi agen sang pemain, Steve Kutner, yaitu Juventus, AC Milan dan “beberapa hari lalu dengan perwakilan dari Real Madrid”, tulis koran itu.

Lampard, yang telah mencetak 13 gol dalam 56 penampilan bersama tim nasional Inggris, telah merebut dua gelar Liga Utama Inggris bersama Chelsea, 2005 dan 2006.

Ia bergabung dengan klub itu dari West Ham United pada 2001.

Pemain tengah itu menjadi bagian penting Chelsea pada masa Jose Mourinho di Stamford Bridge, tetapi kepergian pelatih asal Portugal itu baru-baru ini memunculkan keraguan mengenai masa depan beberapa pemain dengan hadirnya pelatih baru. (*/lpk)

Grant Gembira Dengan Kemajuan Chelsea

Grant Gembira Dengan Kemajuan Chelsea

Manajer Chelsea Avram Grant merasa gembira setelah melihat sejumlah kemajuan yang dicapai anak asuhannya dan berjanji menyajikan sepakbola yang menawan serta menghibur kepada publik.Chelsea menikmati betul kemenangan 2-0 atas Schalke 04 pada Rabu. Kemenangan itu membawa Chelsea ke peringkat teratas dalam grup pada laga Liga Champions.

Manajer asal Israel itu untuk pertama kali berada di bench bersama asisten barunya Ten Cate pada pertandingan Rabu itu. Meski Grant tidak dapat dibandingkan dengan manajer sebelumnya Jose Mourinho, kehadirannya tampak mulai diterima di dalam tim.

“Kami mampu bermain sepakbola dengan kualitas lebih baik. Meski saya tidak terus memandang ke langit,” kata Grant kepada para wartawan.

“Kami akan bermain baik pada saatnya dengan memeragakan positive football, dan hal itu tentu memerlukan cukup waktu, meski kami akan melangkah secara bertahap.”

“Arsenal sendiri memerlukan waktu panjang untuk mencapai kondisi seperti sekarang. Saya menghormati Arsenal dan tim-tim lainnya meski kami belum mengenal betul tim-tim lainnya. Kami ingin memainkan sepakbola dengan cara kami sendiri.”

“Seperti pernah saya katakan, saya tidak mengatakan bahwa tidak ada yang baik di masa lalu, meski kami terus coba memperbaikinya agar dapat memperoleh hasil maksimal.”

Ten Cate, mantan asisten Frank Rijkaard di Barcelona juga berniat menjadikan Chelsea tampak membanggakan dan menghibur di hadapan publik.

“Jika anda menyaksikan pertandingan sepakbola maka anda berharap menonton sepakbola yang menghibur dan menarik,” katanya.

“Di Barcelona, selingan terbesarnya bukan kemenangan di Liga Champions meski hampir setiap orang mengetahui dan membicarakan sepakbola ketika Barcelona tampil.” (*/lpk)

Arsenal Ingin Beri Bukti, Bukan Janji

Arsenal Ingin Beri Bukti, Bukan Janji

Kapanlagi.com – Nama besar dan sukses gemilang mendorong manajer Arsene Wenger untuk menghadapi pesaing utamanya Liverpool dalam pertandingan Liga Utama Inggris pada Minggu waktu setempat.Bagaikan tersengat ujaran “ingin memberi bukti, bukan sekedar janji”, pasukan Arsenal kini menghadapi ujian dalam duel dengan Liverpool yang diberi label “Big Match”.

Wenger menaruh keyakinan kepada sejumlah pemain muda yang memiliki talenta. Hasilnya, mereka mampu mengawali musim kompetisi dengan menangguk sejumlah kemenangan.

Bahkan permainan The Gunners memesona publik di Eropa karena memeragakan sepakbola yang memikat. Kalau saja pasukan Wenger memenangi pertandingan itu, maka mereka makin mengukuhkan diri di posisi puncak Liga Utama Inggris.

Kemenangan 7-0 atas Slavia Praha membuat pasukan Arsenal semakin memiliki kepercayaan diri.

Tabel statistik agaknya belum memberi sinyal menggembirakan atas prestasi yang dimiliki Arsenal selama ini. Meski grafik penampilan tim secara keseluruhan menunjukkan peningkatan. Hasil pertandingan pada Minggu nanti bakal memberi indikasi lebih jelas mengenai kemampuan tim untuk membayangi Manchester United.

Kapten kesebelasan the Gunners William Gallas tampak yakin dengan kemampuan rekan-rekannya satu tim untuk merebut gelar.

“Apa yang berubah tahun ini yakni motivasi, semangat kebersamaan dan semangat bertanding,” katanya. “Apa yang saya saksikan justru tim menunjukkan kemajuan fantastis. Kami mampu tampil gemilang di awal kompetisi. Bahkan kami bermain dengan penuh kegembiraan.”

“Pada saat yang bersamaan, kami akan berhadapan dengan kecemasan terlebih dalam menghadapi pertandingan pada Minggu di Anfield.”

Sementara itu Rafa Benitez terus menyiapkan pasukannya. Pertengahan bulan lalu, The Reds mampu menekuk Besiktas dalam ajang sepakbola Eropa. Mereka akan menorehkan catatan sebagai tim yang belum terkalahkan dan mampu memperkecil jurang dengan Arsenal.

Jamie Carragher menyadari duel kedua tim bakal berlangsung seru karena dapat menjadi ajang balas dendam.

“Kami menjalani pertandingan besar ketika melawan Arsenal dan akan berusaha sekuat tenaga,” kata Carragher. “Kami harus terus meningkatkan penampilan karena Arsenal bakal tampil seperti ketika mereka berlaga di ajang sepakbola Eropa.”

“Meski catatan rekor melawan Arsenal dalam beberapa tahun terakhir ini terus membaik dan kami ingin mempertahankannya.”

Manchester City di bawah pelatih Sven Goran Eriksson kini tampak makin mengkilap bahkan menunjukkan penampilan yang memikat di Liga Utama Inggris.

Pasukan Eriksson ini kini menempati peringkat ketiga dalam klasemen Liga Utama Inggris, bahkan tidak terkalahkan dalam enam pertandingan.

Kubu Chelsea di bawah manajer Avram Grant tampak makin solid. Gelandang Chelsea Joe Cole menyoroti gaya kepemimpinan Grant.

“Manajer baru datang dengan gaya yang baru pula dan engkau harus menyesuaikan diri,” katanya. “Saya senang dapat bekerja sama bersama dia.”   (*/lpk)

AFC Umumkan 15 Kandidat Pemain Terbaik Asia

Jumat, 26/10/2007 21:53 WIB
AFC Umumkan 15 Kandidat Pemain Terbaik Asia
Arya Perdhana – detikSport

younismahmoud-afp-saeedkhan-isi.jpg

Kuala Lumpur – Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) mengumumkan 15 nama pesepakbola yang dinominasikan sebagai AFC Player of the Year 2007. Nama-nama dari negara besar masih mendominasi.

Dalam rilis yang diterima detiksport, Jumat (26/10/2007), AFC menjelaskan bahwa 15 kandidat ini disaring dari 32 kandidat yang diumumkan AFC bulan lalu. Daftar 15 pemain itu dirilis AFC setelah pelaksanaan semifinal Liga Champions Asia dan Pra-Olimpiade Beijing 2008 zona Asia pekan ini.

Masih sama dengan kebiasaan beberapa tahun terakhir, nama-nama calon pemain terbaik Asia kali ini masih didominasi oleh negara-negara kuat sepakbola dari Asia Timur dan negara-negara Teluk. Diantara mereka adalah Younis Mahmoud, kapten Irak yang membawa negaranya memenangi partai final Piala Asia 2007 di Jakarta.

Di luar negara-negara tradisional tersebut, terselip nama Travis Dodd (Australia) dam Azizbek Haydarov dari Uzbekistan. Sedangkan nama Teeratep Winothai (Thailand) muncul sebagai satu-satunya nomine dari kawasan Asia Tenggara.

Acara malam penghargaan AFC akan digelar pada 28 November di Sydney, Australia. Tahun lalu, gelar pemain terbaik Asia jatuh ke pemain Qatar, Khalfan Ibrahim.

Kandidat Pemain Terbaik Asia:
1. Nashat Akram (Irak)
2. Abdul Al Jenaibi (Uni Emirat Arab)
3. Bader Al Mutawa (Kuwait)
4. Bait Al Noobi (Oman)
5. Yasser Al-Qahtani (Arab Saudi)
6. Travis Dodd (Australia)
7. Yasuhito Endo (Jepang)
8. Azizbek Haydarov (Uzbekistan)
9. Lee Won Jae (Korea Selatan)
10. Younis Mahmoud (Irak)
11. Salehi Mohamad Mehdi (Iran)
12. Kengo Nakamura (Jepang)
13. Javad Nekounam (Iran)
14. Shinji Ono (Jepang)
15. Teeratep Winothai (Thailand)

Foto: Younis Mahmoud, kapten Irak, salah satu kandidat Pemain Terbaik Asia 2007 (AFP/Saeed Khan) (arp/arp)

Bola

Jelang Milan vs Roma
Totti Berpacu dengan Waktu
Reky Herling Kalumata – detikSport

AFP Roma – Kabar gembira bagi fans AS Roma. Sang kapten Francesco Totti dinyatakan tidak mengalami cedera serius. Kini ia sedang berpacu dengan waktu untuk dapat fit menghadapi AC Milan.

Totti mengalami cedera engkel saat Roma menang 2-1 atas Sporting Lisbon di Liga Champions dua hari lalu. Ia ditarik keluar sepuluh menit sebelum turun minum karena mengalami masalah pada engkelnya.

Meski demikian, hasil pemeriksaan kemarin cedera Totti dinyatakan tak seserius yang diduga. Seperti dilansir AGI, pihak dokter Roma telah mengatakan Totti punya kesempatan tampil menghadapi Milan di San Siro, Minggu (28/10/2007).

Pada hasil pemeriksaan tersebut dokter tim mengatakan tidak ada kerusakan ligamen pada engkelnya dan tak butuh waktu lama untuk pulih. Tentu saja ini menjadi kabar baik bagi para pendukung Roma yang berharap diperkuat Totti.

Laga di San Siro nanti bukan hanya mempertaruhkan gengsi antara dua klub besar Italia ini. Kemenangan bagi I Giallorossi di pertandingan ini juga akan membuka peluang bagi mereka naik ke peringkat kedua klasemen Seri A

‘Jangan Biarkan Drogba Pergi’

AFP/Lindsey Parnaby

drogabugil-lindseyparnaby-isi.jpgLondon – Didier Drogba sempat melontarkan keinginan untuk hijrah dari Chelsea. Alhasil, The Blues pun diminta agar tak membiarkan “Wayne Rooney-nya Chelsea” itu pergi.

Kepergian Jose Mourinho telah membuat Drogba menyerukan niatan untuk ikut hijrah. Tak ayal, beberapa klub besar Eropa pun langsung ambil ancang-ancang merekrut penyerang Pantai Gading tersebut.

Akan tetapi, keberadaan Drogba di Chelsea masih sangat krusial sehingga klub London itu sebisa mungkin harus berusaha untuk membuatnya betah dengan kondisi yang ada.

“Sangatlah penting buat Chelsea dia (Drogba) tetap di sini. Anda ingin pemain semacam Drogba ada di samping Anda,” cetus rekan Drogba, Frank Lampard dikutip Daily Mail, Kamis (25/10/2007).

Apalagi, imbuh Lampard, Drogba masih tetap bersikap profesional dan loyal meski mengaku ingin hijrah. Yang utama, ketajamannya di depan gawang pun tetap terjaga dengan mencetak dua gol dan satu assist dalam dua pertandingan terakhirnya membela Chelsea.

“Walau membuat kontroversi (ingin pindah), ketika bermain bersama kami dia mampu membuat dua penampilan apik. Simpel saja, Didier adalah pemain hebat. Ada berbagai macam tipe pemain, seperti Wayne Rooney, pemain kelas dunia yang secara fantastis mampu melewati para bek dan mencetak gol.”

“Tetapi, sebagai penyerang murni, tidak ada yang lebih baik dari Drogba. Dia punya kecepatan dan kekuatan, bisa bekerjasama, dapat mencetak gol dengan kaki dan kepalanya serta bisa menahan bola. Cara dia bermain dalam 18 bulan terakhir menunjukkan tidak ada yang terbaik dari dirinya dalam sepakbola,” tandas gelandang Inggris itu.